Pengertian Dan Syarat Sertifikasi Guru yang Terjamin Lulus 100%

Pengertian Dan Syarat Sertifikasi Guru

Assalamualaikum Wr Wb
Pada artikel kali ini saya akan membahas tentag Pengertian dan Syarat Sertifikasi Guru. Disini akan saya bahas secara detail dan lengkap mengenai sertifikasi guru, dan di definisi pengertian sertifikasi guru ini sebagian saya ambil dari wikipedia. Yuk simak dan pelajari dengan seksama pengertian dan syarat sertifikasi guru dibawah ini.

>>>DOWNLOAD SOFTWARE GRATIS<<<

 

Pengertian dan Syarat Sertifikasi Guru

Pengertian Sertifikasi Guru :

Guru (guru) yang profesional, sebagaimana diatur dalam Pasal 39 ayat 2 UU nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 2, ayat 1 Undang-undang nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen, serta ayat dari Pasal 28 (1) PP Tidak. ’19 tahun 2005 untuk standar pendidikan nasional. Mengacu pada dasar hukum dan kebijakan yang jelas menunjukkan keseriusan dan komitmen Pemerintah. Untuk meningkatkan profesionalisme dan penghargaan kepada guru, yang akhirnya muara untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Sesuai dengan arah kebijakan di atas disebutkan pasal 42 UU nomor 20 2003, mensyaratkan bahwa guru harus memiliki kualifikasi minimum dan sertifikasi sesuai dengan kewenangan guru, sehat jasmani dan rohani, dan untuk dapat mencapai tujuan nasional untuk pendidikan. Hal ini ditegaskan dalam Pasal 28, ayat (1) PP No. ’19 2005 dengan standar pendidikan nasional; dan Pasal 8 Undang-undang nomor 14 2005, yang mengatur bahwa guru harus memiliki kualifikasi akademik minimal D4 / S1 dan kompetensi sebagai agen pembelajaran, yang meliputi kompetensi pribadi, pendidikan, profesional dan sosial. Kompetensi guru secara resmi agen telah guru bersertifikat. Kualifikasi akademik minimum yang diperoleh melalui pendidikan tinggi dan sertifikat kompetensi guru diperoleh setelah melewati ujian untuk sertifikasi.

Baca Juga : Program Pembayaran SPP Sekolah

Mendalami pengertian dan syarat sertifikasi guru 2017

Guru memainkan peran kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan, dan mereka adalah titik pusat dari setiap upaya untuk mereformasi pendidikan, ditujukan untuk perubahan kualitatif. Setiap upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan, seperti reformasi kurikulum, pengembangan metode pengajaran, memberikan sarana dan prasarana hanya akan bermakna jika melibatkan guru. Itu adalah titik pembangunan pendidikan umum tergantung pada bagaimana Anda membangun kualitas ke arah profesional guru.
Bahkan, kualitas guru di Indonesia sangat beragam, dan rata-rata masih di bawah standar yang ditetapkan sebelumnya. Banyak guru yang tidak memenuhi standar kualifikasi pendidikan dan tidak memiliki kompetensi yang diperlukan.

Sertitifikasi adalah untuk memberikan sertifikat kompetensi atau sertifikat sebagai tanda pengakuan kemampuan seseorang untuk melakukan pekerjaan setelah akhir uji kompetensi. Sertifikasi berasal dari kata yang berarti diploma sertifikasi atau pengakuan formal dari kompetensi seseorang untuk menganggap bahwa posisi profesional. Sertifikasi guru dapat diartikan sebagai bukti kemampuan untuk mengajar dalam mata pelajaran, tingkat dan bentuk pendidikan, seperti yang dijelaskan dalam sertifikat masuk.

Pasal Sertifikasi Guru

UU Nomor 14/2005 Pasal 2, mengatakan bahwa pengakuan guru, yang dibuktikan dengan kualifikasi profesional staf guru. Selanjutnya, Pasal 11 mengatakan bahwa sertifikasi guru diberikan kepada guru yang memenuhi persyaratan. universitas Sertifikasi pendidik bahwa program pendidikan terakreditasi staf pengadaan.

National Commission On Educational Service (NCES) / Komisi Nasional Pendidikan, memberikan pemahaman umum Sertifikasi sertifikasi. Yaitu prosedur dimana negara mengevaluasi dan menganalisa kredensial guru calon dan memberi dia izin untuk TEAC. Dalam hal ini, sertifikasi adalah prosedur untuk menentukan apakah seorang calon layak guru dan otoritas untuk mengajar Izan. Hal ini karena lulusan lembaga pelatihan guru dan tenaga kerja siswa Sangay yang beragam, baik antar perguruan tinggi negeri dan swasta.

Sertifikasi guru adalah kebutuhan untuk meningkatkan kinerja kompetensi profesional. Dengan demikian, proses sertifikasi dianggap sebagai bagian integral dalam upaya untuk mendapatkan sertifikat kompetensi sesuai dengan pra-estándar. Sertifikasi Guru dan proses pengujian kualifikasi bagi guru masa depan yang ingin belajar atau meningkatkan penerimaan dan kompetensi masing-masing profesi yang dipilih.

Menurut sertifikat mengajar Samani adalah bukti formal dari dua kondisi berikut, yaitu minimum akademik kualifikasi dan minimum keterampilan kompetensi sebagai guru. Sementara itu, menurut Tutik Trianto dan sertifikat guru adalah sertifikat diberikan pengadaan terakreditasi staf pengajar sebagai bukti formal kelayakan profesi guru yang memenuhi kualifikasi pendidikan minimum dan kompetensi pelatihan minimal menguasai agen.

Sertifikasi guru dapat didefinisikan sebagai proses pengenalan pemeberian bahwa seseorang telah memiliki kompetensi untuk melaksanakan pelayanan pendidikan di unit akademik tertentu, lulus tes kompetensi yang dilakukan oleh lembaga sertifikasi. Meskipun Martinis Menurut Yamin, sertifikasi adalah sertifikasi guru untuk guru dan pendidik, atau kita bertemu lagi.

Baca Juga : Software aplikasi pembayaran spp sekolah tercanggih

Syarat Sertifikasi Guru Lengkap

Syarat sertifikasi guru tahun 2017

Peserta Penentuan sertifikasi guru (sergur) tahun 2017, yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang adil, obyektif, transparan, kredibel dan akuntabel. Orientasi pada peningkatan kualitas pendidikan nasional dengan konsisten menerapkan prinsip terencana dan sistematis.

Sertifikasi guru adalah melalui pembentukan 2017 Kejuruan Pendidikan Guru (PLPG) guru diangkat sebelum 2016. Guru yang mengikuti PLPG 2017, harus memenuhi persyaratan sesuai dengan Peraturan Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 29 Tahun 2016 Sertifikasi Guru dimobilisasi sebelum 2016.

Syarat sertifikasi guru melalui pola PLPG : 

  1. Sarjana kualifikasi akademik (S-1) derajat atau empat (D-IV);
  2. Status PNS guru, PNS dan guru tetap;
  3. Memiliki nomor unik Pendidik dan tenaga pendidikan (NUPTK);
  4. Terdaftar dalam daftar Kementerian utama Pendidikan dan Kebudayaan di bidang pendidikan ; dan
  5. Ikuti kompetensi Guru Test (GMC) ke PLPG, terutama bagi guru yang tidak diangkat setelah undang-undang nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen berlaku sampai 31 Desember 2015 memiliki UKG, sebelum hasil PLPG nilai CPI terendah 55.

Sertifikasi guru melalui pola PLPG berakhir UKG. Master yang memiliki nilai UKG pada awal PLPG terendah 80 dan menerima PLPG nilai terendah «baik» akan diberikan langsung tanpa mengamati sertifikat pelatihan untuk akhir PLPG UKG.

Guru pada akhir UKG PLPG jika menerima nilai terendah 80. guru yang belum menerima nilai dari 80 dapat mengikuti UKG tidak lebih dari empat kali dalam waktu 2 tahun setelah belajar-sendiri tanpa mengikuti PLPG lagi.

PLPG tidak dilakukan secara bertahap sampai 2019, pembentukan tenaga kependidikan (LPTK). Peserta kuota sertifikasi setiap tahun akan ditentukan oleh Menteri Pendidikan. Biaya pelaksanaan PLPG dibebankan kepada anggaran negara (APBN).

Demikian artikel mengenai Pengertian dan Syarat Sertifikasi Guru Paling terlengkap 2017.

Jika artikel Pengertian dan Syarat Sertifikasi Guru ini memang berguna untuk teman-teman. MOHON artikel ini disharing kepada yang lain AGAR Teman-teman kita mendapatkan manfaatnya. Terimakasih

 


Incoming Search Terms :

  • pengertian dan syarat sertifikasi guru
  • pengertian sertifikasi guru
  • syarat sertifikasi guru
  • sertifikasi guru 2017
  • cara sertifikasi guru 2017
  • sergur kemdiknas 2017

ADD YOUR COMMENT