Pengertian dan Kategori Guru Honorer K1 K2 K3 Lengkap

Pengertian Dan Kategori Guru Honorer

Pengertian dan kategori guru honorerAssalamualaikum Wr Wb

Pada artikel kali ini saya akan membahas mengenai Pengertian dan Kategori Guru Honorer mulai dari kelas K1, K2 dan K3 lengkap. Isi artikel ini juga saya peroleh dari beberapa sumber, seperti Wikipedia.

Apakah kalian sudah tau Guru Honorer itu apa ? begitu pun juga dengan Kategori – kategori dari guru honorer, apakah kalian sudah tau semuanya ? Jika belum tau yuk kita simak bareng di artikel Pengertian dan Kategori Guru Honorer ini.

Pengertian Guru Honorer

Pahlawan tanpa tanda jasa ( Guru honorer ), yang merupakan definisi Kehormatan guru-guru Sejati. Sementara yang memiliki status minimal seorang calon pegawai negeri, dan membayar untuk pelajaran. Mereka sering membayar secara sukarela, dan bahkan di bawah upah minimum didirikan secara resmi. Pada umumnya, mereka secara sukarela untuk calon yang ditunjuk untuk layanan sipil melalui pahlawan hari, atau peluang penjaga untuk lulus tes calon dalam pendidikan umum PNS.

Guru Honorer juga sering disebut dengan guru tidak tetap yang belum berstatus minimal sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil, dan digaji per jam pelajaran. Seringkali mereka digaji secara sukarela, dan bahkan di bawah gaji minimum yang telah ditetapkan secara resmi. Secara kasat mata, mereka sering nampak tidak jauh berbeda dengan guru tetap, bahkan mengenakan seragam Pegawai Negeri Sipil layaknya seorang guru tetap. Hal tersebut sebenarnya sangat menyalahi aturan yang telah ditetapkan pemerintah. Secara fakta, mereka berstatus pengangguran terselubung. Pada umumnya, mereka menjadi tenaga sukarela demi diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil melalui jalur honorer. Ataupun sebagai penunggu peluang untuk lulus tes Calon Pegawai Negeri Sipil formasi umum.

Baca Juga : Pengertian Dan Syarat Sertifikasi Guru yang Terjamin Lulus 100%

Di Indonesia, sering terjadi honorer siluman. Mereka dianggap siluman karena diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil dengan prosedur yang menyalahi ketentuan hukum yang berlaku. Hal ini disebabkan adanya rekayasa masa kerja selaku honorer, dan bidang pekerjaan mereka selaku honorer yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan yang mereka miliki. Bahkan, ada yang mengandalkan surat keputusan dari orang yang tidak memiliki kewenangan yang benar dan tepat berdasarkan undang-undang yang berlaku di Indonesia.

Pengertian dan kategori guru honorer

Macam – Macam atau Kategori Guru Honorer

Guru guru honorer ini juga sering disebut sebagai Guru Tidak Tetap ( GTT ), Guru Belum Tetap ( GBT ), dan Guru Wiyata Bhakti ( GWB ). Guru honorer terdiri atas beberapa kelompok :

  1. Berdasarkan Naugan Kementerian :
    • Guru Honorer Kemenag
    • Guru Honorer Kemdikbud
  2. Berdasakan Tempat Pengabdiannya :
    • Guru Honorer di sekolah swasta
    • Guru Honorer di sekolah negeri
  3. Berdasarkan kategori Honorer yang pengabdiannya sebelum tahun 2005 :
    • Honorer Kategori ke 1 (K1)
      Kategori ini adalah kelompok kehormatan staf sementara yang mendanai gaji / fee secara langsung dibiayai oleh APBD (APBD) atau APBN (APBN). Di mana petugas honorer yang masuk daftar kategori 1 yang mewakili karyawan sesuai dengan Permen PAN-RB No. 5/2010, rekan kerja honorer, yang bekerja di badan-badan negara dengan tanggal (TMT) 1 Januari 2005, terus menerus. Honorer K1 memiliki kemampuan untuk segera diangkat menjadi PNS.
    • Honorer Kategori ke 2 (K2)
      Kategori ini adalah kelompok tenaga honorer honorer yang diangkat pada 1 Januari 2005, tetapi perbedaannya adalah bahwa mereka tidak menerima gaji dari anggaran / APBN K1 kehormatan. Untuk kategori kedua tenaga honorer yang ingin menunjuk sebagai pelayan publik, ia harus lulus tes atau pilihan pertama.
    • Honorer Kategori ke 3 (K3)
      Kategori kehormatan dalam kelompok jarang mendengar atau kurang populer dibandingkan dengan K1 kehormatan dan K2. K3 pekerja sementara (tanpa kategori) adalah tenaga honorer yang diangkat setelah tahun 2005-2008. Tentu saja, ketika datang ke kemungkinan diangkat sebagai pegawai negeri sipil, kategori kehormatan 3 tampaknya jauh lebih sulit daripada dua kategori sebelumnya. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir karena kekhawatiran tentang pengangkatan K1 terhormat dan K2 belum selesai, Pemerintah atau membatalkan kategori ini.
  4. Berdasarkan kategori Honorer yang pengabdiannya setelah tahun 2005 :
    • Guru honorer non kategori yang mengabdi di sekolah swasta
    • Guru Honorer non kategori yang mengabdi di sekolah negeri

Baca Juga : Software Aplikasi Pembayaran SPP Sekolah Tercanggih

Bagaimana Prosedur untuk masuk kedalam daftar tenaga kerja Honorer K1 dan K2 ?

kekuatan Honor K1 dianggap tidak cocok bisa masuk ke status kategori kehormatan 2. Bahkan untuk kategori kehormatan 1 (K1) dan kategori honorer 2 (K2), yang tidak memenuhi kriteria, dan kemungkinan tidak lulus pengakuan memilih calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), pemerintah Hal ini mempertimbangkan kemungkinan untuk mengarahkan statusnya sebagai karyawan kontrak dengan upah dan tunjangan pegawai negeri sipil (PNS) yang sama. Perbedaannya terletak pada kenyataan bahwa karyawan kontrak tidak akan menerima pensiunan uang.

Kepala Badan Kepegawaian (BKN) sebelum Eko Sutrisno mengatakan, ketentuan ini akan dimasukkan dalam hukum perdata aparatur negara (ASN), yang sekarang RUU-nya masih dalam pembahasan dengan pemerintah rumah. Tapi kepala BKN bersikeras, belum tentu seluruh biaya K1 dan K2 adalah kontraktor ditunjuk langsung (PPK). Mereka belum memenuhi syarat sebagai uji kompetensi inti (TKD) dan tes kompetensi (BTZ). Selain itu, harus menjadi formasi sesuai dengan tingkat yang sesuai pendidikan.

Jika artikel Pengertian dan Kategori Guru Honorer K1 K2 K3 Lengkap ini memang berguna untuk teman-teman. MOHON artikel ini disharing kepada yang lain AGAR Teman-teman kita mendapatkan manfaatnya. Terimakasih


Incoming Search Terms :

  1. Pengertian dan kategori Guru Honorer
  2. Penjelasan Guru Honorer
  3. Kategori Guru Honorer
  4. Macam-macam Guru Honorer
  5. Guru Honorer
  6. Program pembayaran SPP Sekolah

ADD YOUR COMMENT